Program Pembiasaan MA Bilingual Muslimat NU
Program Pembiasaan MA Bilingual Muslimat NU Tahun Pembelajaran 2026–2027 merupakan rangkaian kegiatan rutin yang dirancang untuk membentuk peserta didik menjadi pribadi yang religius, disiplin, berkarakter, berwawasan, dan memiliki kecintaan terhadap ilmu pengetahuan serta nilai-nilai keislaman.
Kegiatan pembiasaan dilaksanakan secara terstruktur setiap hari melalui perpaduan antara penguatan spiritual, pengembangan literasi dan numerasi, pembentukan karakter, serta pengembangan potensi peserta didik.
Pada pagi hari, peserta didik dibiasakan mengikuti kegiatan istighotsah, shalat Dhuha, Huwal Habib, Yasin-Tahlil, Ikrar Siswa/i, Indonesia Raya, Brain Gym, dan Memaknai Ayat. Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan Literasi Bahasa Indonesia dan Numerasi (Math Day) sebagai upaya menumbuhkan budaya membaca, berpikir kritis, serta kemampuan numerasi siswa.
Pembiasaan juga dilaksanakan setelah shalat Dhuhur dan Ashar melalui kegiatan dzikir bil jahr, dzikir bil qolbi, dan dzikir tanaffus. Sebelum kegiatan Tahsin dan Tahfidz, peserta didik mendapatkan pembiasaan memaknai ayat, sehingga kegiatan Al-Qur'an tidak hanya berorientasi pada kemampuan membaca dan menghafal, tetapi juga mendorong pemahaman dan penghayatan terhadap kandungan ayat.
Khusus pada hari Jum'at, kegiatan pembiasaan diisi dengan Dibaan, shalat Dhuha, literasi agama, shalat Jum'at, Bilal-Khatib-Imam, serta kegiatan keputrian. Rangkaian ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam memperkuat karakter keislaman dan membangun kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui program pembiasaan ini, MA Bilingual Muslimat NU berkomitmen membentuk generasi yang Islami, berilmu, berkarakter, disiplin, dan mampu berkembang secara akademik maupun nonakademik.